Berita

Arief Poyuono/net

Politik

Gara-gara Kasus Arief, Buruh Jateng Cabut Dukungan Dari Gerindra

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 13:45 WIB | LAPORAN:

Sikap pimpinan Partai Gerindra yang tidak membela kadernya, Arief Poyuono, dalam sengeketa melawan PDI Perjuangan, malah melahirkan "blunder".

Gelombang pencabutan dukungan dari Gerindra dan Prabowo Subianto sebagai ketua umumnya, masih berlanjut. Kali ini dilakukan Aliansi Buruh Jawa Tengah.

Koordinator Aliansi Buruh Jawa Tengah, Harri Dwi Santoso, mengatakan, mereka mencabut dukungan karena menganggap Gerindra tidak berpihak kepada buruh. Tercermin dengan sikap tidak mau membela Arief Poyuono, yang dikenal juga sebagai aktivis buruh, yang tengah terjerat kasus hukum.


Padahal, Harri melanjutkan, Arief diadukan secara hukum karena pernyataannya yang membela Prabowo sebagai ketua umum. Sayangnya, Gerindra dan Prabowo malah berencana memberi sanksi kepada Arief.

Berikut pernyataan Aliansi Buruh Jawa Tengah yang diterima wartawan di Jakarta:

Sangat memalukan dan menjijikan Partai Gerindra dan Prabowo yang tidak melakukan pembelaan terhadap Kadernya sendiri yang merupakan Perwakilan Kaum Buruh di Gerindra

Apa yang dilakukan kawan kami Arief Poyuono terhadap konsisten memperjuangkan buruh dan imbauannya untuk mendukung Gerindra dan Prabowo di Pemilu 2014 dan Pemilu mendatang telah dikhianati oleh Prabowo Subianto dan Gerindra.

Kawan kami Arief Poyuono jelas-jelas membela marwah partai dan Ketum Gerindra yang diinjak-injak Sekjen PDIP dan dibully. Dimana, kok aneh justru Gerindra Dan Prabowo ketakutan dan lepas tangan?

Karena itu kami dari Aliansi Buruh Jawa Tengah dengan ini sangat kecewa dan prihatin atas perlakuan Gerindra dan Prabowo terhadap kawan kami Arief Poyuono dan dengan ini kami mencabut semua dukungan pada Gerindra Dan Prabowo Untuk Pemilu 2019

Omong besar Kami akan dibela dan dilindungi oleh Gerindra dan Prabowo, sebab kawan kami sekelas Wakil Ketua Umum Gerindra saja tidak dibela dan dilindungi saat membela marwah Partai Gerindra dan Prabowo Subianto

Setelah ini, akan kami lakukan aksi-aksi solidaritas di Jawa Tengah untuk pejuang kami Arief Poyuono dan kami akan siap menghadapi PDIP untuk membela Arief Poyuono.

Untuk itu Kami juga akan lakukan Aksi bakar semua KTA Gerindra Dan bendera Gerindra di seluruh Jawa Tengah

Koordinator

Harri  Dwi Santoso


Arief Poyuono sendiri sebelumnya telah meminta maaf kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan seluruh kadernya, terkait pernyataannya yang menyebut "wajar jika PDIP disamakan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI)". [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya