Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Terbitkan Rencana Penarikan Diri Dari Perjanjian Iklim Paris

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 10:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat notifikasi tertulis perdana yang menunjukkan niatan negeri Paman Sam untuk menarik diri dari kesepakatan iklim Paris 2015.

"Hari ini, Amerika Serikat mengirim komunikasi untuk PBB dalam kapasitasnya sebagai penyimpan untuk Perjanjian Paris Mengenai maksud AS untuk menarik diri dari Perjanjian Paris sesegera mungkin," begitu bunyi pernyataan dari Kementerian Luar Negeri AS (Jumat, 4/8).

Namun dalam pemberitahuan ke PBB,  Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington akan Tetap dalam proses pembicaraan mengenai iklim.


"Amerika Serikat akan terus berpartisipasi dalam pertemuan dan negosiasi perubahan iklim internasional demi untuk melindungi kepentingan AS dan memastikan semua pilihan kebijakan masa depan tetap terbuka," sambung pernyataan tersebut seperti dimuat BBC

Namun demikian, proses penarikan diri akan memakan waktu hingga 4 November 2019, atau setahun sebelum masa jabatan Trump habis, yakni 2020. Bila ia tidak kembali terpilih dalam pemilu selanjutnya, maka presiden yang akan datang bisa membuat kebijakan baru untuk tetap menarik diri dari perjanjian tersebut atau kembali bergabung.

Trump sendiri kerap menunjukkan sikap tidak sejalan dengan kampanye perubahan iklim. Pada saat kampanye presiden tahun lalu, ia pernah menyebut bahwa perubahan iklim hanyalah hoaks atau berita palsu.

Bulan Juni lalu ia juga telah mengumumkan niatnya untuk menarik AS dari perjanjian tersebut. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya