Berita

Jokowi/Net

Politik

Presiden Jokowi: Jangan Sampai Sertifikat Tanah Disita Bank!

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 03:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo menargetkan agar semua bidang tanah di Bali memiliki sertifikat di tahun 2019. Dalam mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan membagikan 200.000 sertifikat untuk pemilik tanah di Bali.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyerahkan 5.903 sertifikat untuk Provinsi Bali, di Lapangan Bajra Sandi Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Jumat (4/8).

Keberadaan sertifikat tanah, diyakini Jokowi akan menghindari terjadinya sengketa lahan antar warga. Atas alasan itu, Jokowi berpesan kepada warga yang sudah mendapat sertifikat tanah untuk bisa merawat dan menjaga sertifikat tersebut dengan baik.


"Saya titip yang pertama, sertifikat ini tolong dicarikan plastik agar tak rusak, kedua difotokopi agar kalau hilang mudah diurus lagi di BPN," pinta Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga meminta warga untuk berhati-hati dalam memanfaatkan sertifikat tanah. Terlebih jika sertifikat itu digunakan sebagai agunan pinjaman di bank. Dia secara khusu meminta warga untuk menghitung matang-matang supaya sertifikat tersebut tidak disita oleh pihak bang.

"Bisa nyicil nggak? Kalau enggak bisa, jangan dipaksakan, hati-hati jangan sampai sertifikatnya disita bank," pungkasnya seperti dikutip laman Setkab. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya