Berita

Victor Laiskodat/Net

Politik

PAN Yakin Victor Laiskodat Sengaja Tebar Provokasi

JUMAT, 04 AGUSTUS 2017 | 23:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Amanat Nasional Nusa (PAN) merasa yakin pernyataan provokatif Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat saat pelantikan DPC Nasdem Kupang, 1 Agustus lalu disengaja.

Wakil Ketua PAN NTT, Emanuel Pasar menilai Victor sengaja melakukan hal tersebut untuk memprovokasi masyarakat demi kepentingan politik jangka pendek.

Emanuel menjelaskan bahwa PAN adalah partai yang sah secara konstitusional dan lahir dari rahim reformasi, sehingga PAN adalah partai yang menjunjung tinggi moralitas, agama, kemanusiaan, dan kemajemukan serta menempatkan UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan ideologi berpolitik.


"Sehingga, pernyataan yang disampaikan oleh saudara Viktor Bungtilu Laiskodat bahwa PAN mendukung khilafah adalah tuduhan yang bersifat memprovokasi untuk kepentingan politik jangka pendek," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (4/8).

Untuk menindaklanjuti hal itu, PAN NTT telah berkoordinasi dengan pimpinan pusat untuk mengambil langkah-langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang belaku.

Di satu sisi, PAN juga menghimbau kepada para simpatisan agar tetap tenang, menjaga persaudaraan dan menciptakan kedamaian di NTT sebagaimana ikon NTT yakni Nusa Terindah Toleransi.

"PAN NTT sangat menyesalkan pernyataan itu. Terutama pernyataan itu disampaikan oleh politisi sekaliber Viktor Bungtilu Laiskodat," pungkasnya.

Adapun dalam sebuah pernyataannya saat melantik DPC Partai Nasdem Kupang, 1 Agustus lalu, Victor menyebut ada empat partai yang mendukung kehadiran khilafah. Keempat partai yang disebut itu adalah PAN, Gerindra, PKS, dan Demokrat. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya