Foto: Menhub Budi Karya Sumadi dan PU RMOL Teguh Santosa
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menerima piala Democracy Award dari Kantor Berita Politik RMOL di lantai 9 Gedung Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang tadi (Jumat, 4/8).
Delegasi Kantor Berita Politik RMOL yang menyerahkan adalah Pemimpin Umum, Teguh Santosa; Pemimpin Perusahaan, Dar Edi Yoga; Pemimpin Redaksi, Aldi Gultom; dan Redaktur Pelaksana, Widya Victoria.
"Saya berterimakasih kepada Rakyat Merdeka Online memberi penghargaan luar biasa kepada saya. Tentunya ini menambah amanah agar saya bekerja lebih baik," ujar Budi Karya Sumadi.
Dikatakan mantan bos PT Angkasa Pura II ini, Indonesia masih membutuhkan uluran tangan semua pihak untuk merapikan hal-hal penting dan mendasar yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
"Tugas ini tentu tidak bisa dikerjakan sendiri seluruh sektor dan media memegang peranan penting," kata Menhub.
Menhub mengaku betul-betul merasakan bantuan media massa, termasuk
RMOL, saat menghadapi arus mudik Lebaran 2017.
"Salah satu pilar penting ya media, yang menyebarkan informasi yang memang harus disebarkan langsung. Online adalah media yang paling cepat menyebarkan hingga berita itu sampai di gadget masing-masing warga," ujarnya.
Dia pun memuji peran media massa yang memberi edukasi bagi masyarakat hingga memudahkan kerja pemerintah.
Sedangkan Pemimpin Umum
Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa, sebelumnya menjelaskan bahwa demokrasi yang dipahami kantor berita ini tidak sekadar bermakna politik elektoral. Demokrasi juga berkaitan dengan upaya menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dianggap sebagai individu yang bekerja keras mewujudkan cita-cita kesejahteraan rakyat tersebut dalam alam demokrasi.
Sedianya, penghargaan itu diserahkan pada acara Malam Budaya Manusia Bintang 2017 yang digelar pada Sabtu pekan lalu (29/7) di Hotel Aryaduta Jakarta.
Dalam acara itu,
Kantor Berita Politik RMOL memberikan penghargaan kepada para tokoh di empat kategori yaitu
Lifetime Achievement Award,
Democracy Award,
Golden Personality Award dan
Golden Community Award. Namun, karena saat itu ada tugas mendadak yang harus dikerjakan, Menteri Budi Karya berhalangan hadir dan baru menerima langsung penghargaan itu di kantornya hari ini.
[sam]