Berita

Gerindra/net

Politik

Sekjen: Gerindra Dilecehkan

JUMAT, 04 AGUSTUS 2017 | 04:39 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengaku sudah menonton video tayangan pidato Ketua Fraksi Partai NasDem Victor Laiskodat yang menuding beberapa partai politik seperti Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN mendukung radikalisme dan intoleransi.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Victor tersebut sama sekali tidak mencerminkan perjuangan Gerindra. Baik sebagai partai maupun fraksi di DPR.

"Kami sangat menyesalkan pandangan, pikiran, ucapan dan pendapat Victor Laiskodat," sesal Ahmad Muzani kepada wartawan, Kamis (3/8).


Ucapan Victor tersebut menurutnya sangat menggangu bahkan cenderung provokatif, karena disampaikan dalam forum deklarasi calon bupati di NTT. Padahal menurut dia, seharusnya Victor hanya menjelaskan tentang apa dan bagaimana keunggulan dari calon yang diajukannya sebagai kepala daerah.

"Sehingga sepertinya tidak etik karena mengkaitkan Partai Gerindra," imbuhnya.

Apa yang yang disampaikan Victor diakuinya sangatlah menyakitkan. Karena semua upaya Partai Gerindra katanya hanya dimaksudkan untuk tegaknya negara demokrasi dan hukum diatas segala-galanya. Pihaknya juga terus menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa.

"Karena itu kami meminta Victor Laiskodat mencabut semua ucapannya dalam forum tersebut dan meminta maaf kepada keluarga besar Partai Gerindra karena kami merasa perjuangan kami dilecehkan," pungkas Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya