Berita

Ilustrasi bunga pertama di dunia/Net

Dunia

Peneliti Rekonstruksi Bentuk Bunga Pertama Di Dunia

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 20:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekelompok peneliti dari Universitas Paris-Sud dan Universitas Vienna melakukan rekonstruksi atas apa yang mereka yakini sebagai bunga pertama yang ada di dunia. Bunga tersebut menyerupai magnolia atau lily.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature, para peneliti menyebut bahwa mereka melakukan penelusuran pada asal usul bunga.

Dengan membangun sebuah leluhur yang kompleks dengan menggunakan set karakter bunga terbesar yang pernah dirakit, para penulis studi tersebut mengatakan bahwa evolusi vegetasi mekar dapat ditelusuri kembali ke satu flek angiosperma.


Bunga yang direkonstruksi tersebut belum diberi nama.

Dalam studi tersebut, peneliti menggunakan data dari 792 bunga yang menurut peneliti, nenek moyangnya telh ada sejak 140 hingga 250 juta tahun yang lalu.
 
Bunga pertama di dunia diperkirakan memiliki fitur reproduksi androecium dan gynoecium, dengan 10 benang sari jantan dan lima organ carpel wanita.

Para peneliti menegaskan bahwa meskipun mungkin menyerupai spesies yang saat ini ditemukan di seluruh dunia, tampaknya tidak ada bunga dengan ciri fisik menyerupai bunga pertama di dunia.

"Tidak ada spesies hidup yang memiliki kombinasi karakter yang sama persis," kata studi tersebut seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya