Berita

Bendera Hanura/Net

Politik

Hanura Optimis Raih Minimal 56 Kursi DPR Di Pileg 2019

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN:

RMOL Target Partai Hanura masuk empat besar dalam Pileg 2019 bukan merupakan hal yang muluk-muluk.

Sekretaris Organizing Committee Rapimnas Hanura, Beny Ramdani menilai bahwa partainya memiliki modal politik yang kuat untuk mencapai target tersebut.

Modal politik itu antara lain kepemimpinan politik Ketua Dewan Pembina Wiranto yang kini menjabat sebagai Menkopolhukam dan Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) yang menjabat sebagai Ketua DPD RI dan Wakil Ketua MPR RI.


Selain itu, Hanura saat ini tercatat memiliki 16 anggota DPR dan 70 anggota DPD RI yang sudah menyatakan siap bergabung ke Hanura. Dari 70 itu, 40 orang akan menjadi caleg dari Hanura.

"Dari situ saja, minimal kami sudah bisa optimis dapat di angka 56 kursi DPR," kata Beny di Kuta, Bali, Kamis (3/8).

Sementara untuk mencapai kursi lebih dari itu, Hanura menargetkan pembentukan struktur pengurus partai di seluruh Indonesia, sehingga jumlahnya mencapai 100 persen. Ditargetkan pada Desember tahun ini, formasi kepengurusan terbentuk di 100 persen kepengurusan tingkat kecamatan seluruh Indonesia.

"Tahun ini, kita targetkan 50 persen kepengurusan tingkat desa terpenuhi. Dan 2018, 100 persen pengurus tingkat desa terbentuk. Ini bentuk penguatan infrastruktur yang harus kami bangun," jelasnya.

Ketua OC Rapimnas, Inas Nasrullah Zubir, menambahkan bahwa kader seluruh Indonesia merasa yakin karena berkaca pada raihan suara selama ini. Di pemilu 2009, raihan suara Hanura sekitar 3,8 persen dari total suara nasional. Di 2014, raihan suara naik ke angka enam persen.

"Artinya tren naik. Jadi minimal naik 10 persen, pasti bisa. Apalagi kita punya dukungan. Yakni bergabungnya 40 orang anggota DPD RI. Ini juga keuntungan Hanura," kata Inas.

Dari 17 anggota DPR terpilih, pihaknya juga sudah memetakan dimana 14 kursi diraih di dapil yang sama. Artinya wilayah itu adalah kantongnya Hanura.

"Jadi kita tinggal meningkatkan lagi. Kader Hanura yakini itu," katanya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya