Berita

Pandapotan Sinaga/Net

Politik

Politisi PDIP Usul Agar Sampah DKI Dibuang Ke Kepulauan Seribu

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 15:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Kota (Pemkot) DKI Jakarta diminta untuk membangun pengelolaan sampah di Kepulauan Seribu. Dengan demikian, Pemprov DKI tidak akan lagi bergantung dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Usulan itu sebagaimana disampaikan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga saat Diskusi Publik dengan tema "Mensiasati Peranan Swasta Terhadap Pengelolaan Sampah", di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/8).

Menurutnya, kapasitas TPST Bantar Gebang memiliki batasan tertentu. Selain itu, lokasi TPST juga berada di luar ibukota, sehingga harus ada pilihan lain untuk membuang sampah, sebelum Intermediate Treatment Facility (ITF) rampung dibangun.


"Bisa juga dikembangkan pengelolaan sampah di Kepulauan Seribu, buat satu pulau untuk sampah," usulnya.  

Menurut politisi PDIP ini, jika pengelolaan sampah dilakukan di Kepulauan Seribu, maka bisa mengurangi dampak sosial terhadap masyarakat. Karena tidak berhubungan langsung dengan permukiman warga.

"Sampah bisa diangkut menggunakan kapal tongkang, sambil menunggu ITF dibangun. Jadi Jakarta tidak tergantung terus dengan Bantar Gebang. Di sana juga tidak mempengaruhi masyarakat," pungkasnya seperti diberitakan RMOLJakarta. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya