Berita

Duterte/Net

Dunia

Duterte Mengumpat Kasar Soal Kim Jong Un

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 14:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menggambarkan sosok pemimpin Korea Utara sebagai 'seseorang yang bodoh'. Ia bahkan menyebut Kim sebagai son of a bitch, atau bajingan.

"Kim Jong Un, seorang anak yang bodoh, ia bermain dengan mainan yang berbahaya,itu bodoh," kata Duterte dalam sebuah pidato di hadapan petugas pajak pekan ini.

"Wajah gemuk itu terlihat bagus. Bajingan itu. Jika dia melakukan kesalahan, timur jauh akan menjadi tanah gersang. Itu harus dihentikan, perang nuklir ini," jelasnya seperti dimuat The Guardian.


"Konfrontasi terbatas dan meledak di sini, saya akan memberitahu Anda, dampaknya bisa menghabiskan tanah, sumber daya dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada kita," sambung Duterte.

Ini bukan kali pertama Duterte mengkritik Kim Jong Un atas ambisi nuklirnya. April lalu, ia pernah mempertanyakan soal kewarasan Kim Jong Un dan mendesak Amerika Serikat untuk menahan diri.

Pernyataan itu dibuat Duterte jelang Manila menggelar pertemuan internasional terkait uji coba rudal jarak jauh Pyongyang.

Tahun ini, Duterte menjadi tuan rumah untuk pertemuan ASEAN di mana para menteri luar negeri ASEAN bersama dengan 27 negara lainnya, termasuk Australia, China, India, Jepang, Rusia, Korea Utara, Korea Selatan dan Amerika Serikat akan bergabung. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya