Berita

Manejer Nasution/Net

Pertahanan

Komnas HAM: Aktor Penembakan Di Deiyai Harus Bertanggung Jawab!

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 11:42 WIB | LAPORAN:

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan turut berbelangsungkawa dan mengutuk keras peristiwa penembakan yang terjadi Selasa (2/8) lalu terhadap warga Kampung Deiyai di Papua.

"Menurut warga korban tertembak sebanyak 17 orang," kata komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution melalui siaran persnya, siang ini (Kamis, 3/8).

Maneger menyatakan, wajib hukumnya bagi Komnas HAM untuk turun ke lapangan memantau kasus tersebut. Selain itu Komnas HAM mendorong kepolisian harus segera mengusut kasus penembakan itu sampai tuntas secara profesional dan independen.


"Siapapun pelakunya, apapun motifnya, dan siapa pun aktor intelektualnya harus dimintai pertanggungjawaban," tegasnya.

Dengan adanya tragedi itu, menurut dia, Presiden Jokowi sejatinya kembali mengambil insiatif untuk memimpin penyelesaian kasus-kasus kemanusiaan di Tanah Papua secara dialogis, damai, menyeluruh dan bermartabat dalam kerangka NKRI yang sejati.

"Sekali lagi bersegeralah sebelum terlambat. Masalah-masalah Papua sudah mendekati 'Magrib'. Sejarah NKRI di Tanah Papua menuntut bukti. Semoga masih ada waktu," pintanya.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya