Berita

Foto: Humas Bakamla RI

Pertahanan

Bakamla RI Siap Halau Penyelundupan Narkoba Lewat Laut

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 09:37 WIB | LAPORAN:

Dalam menjalankan tugasnya, Bakamla RI siap menghalau selundupan narkoba melalui jalur laut.

Demikian disampaikan Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI, Marsma TNI Demitrius Widiantoro dalam kesempatan wawancara live di salah satu stasiun TV swasta, Rabu (2/8).

"Bakamla RI beserta mitra maritim siap mengamankan perairan Indonesia dari distribusi narkoba melalui laut. Khususnya dalam hal operasi udara yang dilakukan Bakamla RI, hal tersebut tidak lepas dari pemantauan kami," jelas pejabat tinggi dari TNI Angkatan Udara ini.


Jalur distribusi narkoba melalui laut kerap kali menjadi pilihan, karena dirasa cukup aman untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

"Jika melalui udara, titik masuknya melalui bandara yang notabene pemeriksaannya cukup ketat. Jika melalui laut, perairan Indonesia ini cukup luas dan ada kemungkinan untuk luput dari pengawasan," imbuh Marsma TNI Widiantoro.

Selain itu, sepanjang pantai yang ada di Indonesia dapat dijadikan tempat bongkar muat atau transaksi narkoba. Belum lagi jika tertangkap aparat, mereka dapat dengan mudahnya menghilangkan barang bukti dengan membuangnya ke laut.

Bakamla RI menyadari tidak akan dapat bekerja tanpa dukungan dari mitra maritim dan masyarakat sekitar.

"Peran masyarakat, khususnya yang berada di pesisir, sangat penting. Mereka itu adalah agen informan terdepan bagi instansi yang berkepentingan di laut," tukas Widiantoro.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya