Berita

HKL

Politik

Kader Partai Perindo Tidak Kaget Hary Tanoe Dukung Jokowi

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 07:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kader dan pengurus Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Harry Tanoesoedibjo, tidak kaget dengan keputusan yang diambil Bos MNC yang akrab disapa HT tersebut. Bahkan mereka menyambut baik Ketua Umum DPP Partai Perindo tersebut mendukung Pemerintahan Jokowi-JK.

"Diskusi soal plus-minus kepemimpinan Pak Jokowi sudah lama dibicarakan dalam diskusi-diskusi internal," jelas Ketua Bidang Industri dan Perdagangan DPP Partai Perindo, Hendrik Kawilarang Luntungan, (Kamis, 3/8).

Dia mengatakan ada banyak catatan soal kesuksesan Jokowi. Sehingga menurut mereka, Pemerintahan saat ini relevan untuk didukung.


"Ini bukan sekedar mendukung, tapi memang kader-kader akar rumput Partai Perindo berpendapat bahwa dalam pemerintahan Pak Jokowi ada banyak hal perubahan yang dirasakan," papar pengusaha yang akrab disapa HKL ini.

Misalnya, kebijakan energi yang setelah dinahkodai Ignasius Jonan, menjadi lebih baik. Setidaknya ada keseriusan pemerintah dalam 3 hal utama pengembangan energi.

Pertama, soal upaya mengembagankan sumber-sumber potensi energi terbarukan. Kedua, terkait regulasi yang mengatur energi untuk sektor Industri. Hal ini dianggap penting karena dengan membantu industri maka TKDN dan kualitas produksi nasional bisa meningkat. Terakhir, adalah upaya serius pengkontrolan harga BBM di seluar Indonesia.

"Program BBM satu harga ini sangat penting karena dengan begitu maka daya beli konsumsi di daerah bisa semakin kuat," ungkapnya.

Menurutnya, Meski sebagai orang akuntan, tapi Jonan bertindak sangat manajerial. Cara kerjanya di ESDM tidak berubah ketika dirinya memperbaiki KAI hingga bisa sehebat sekarang.

"Kita bisa menilai dengan adanya pembanguan yang begitu pesat juga tidak lepas dari kontribusi ESDM terhadap regulasi yang terkait dengan supply energi," imbuhnya.

Karena itu, dia menegaskan, Presiden Jokowi membutuhkan orang-orang yang hebat seperti Jonan untuk membantu tugasnya. "Jika Jokowi terpilih kembali, maka sejak dini orang-orang yang berkualitas seperti Menteri Jonan patut di Apresiasi," demikian Hendrik Kawilarang Luntungan. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya