Berita

Prabowo-Mega/net

Politik

Prabowo Berpesan Jangan Sampai Rusak Hubungan Dengan PDIP

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 05:43 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta agar kekisruhan yang melibatkan Wakil Ketua Umum bidang buruh Partai Gerindra Arief Poyouno dengan PArtai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera diklarifikasi.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon melalui keterangan pers kepada wartawan, Kamis (3/8).

"Pak Prabowo menyampaikan pesan agar persoalan ini diklarifikasi, jangan sampai mengganggu hubungan kelembagaan antara Partai Gerindra dengan PDIP," kata Fadli.


Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan Gerindra selalu menghormati dan berusaha menjaga hubungan baik dengan semua partai politik, termasuk PDIP. Pernyataan Arief Poyuono, kata Fadli merupakan pandangan pribadi dan tidak mewakili sikap dan partai Gerindra.

"Itu sebabnya kami sangat menyayangkan pernyataan Saudara Arief. Partai akan menegur yang bersangkutan terkait persoalan ini. Ia harus mempertanggungjawabkan ucapannya, tegas Fadli.
 
Menurut Fadli, pernyataan Arief  yang menyamakan PDIP dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) telah mencemarkan nama baik partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Fadli menekankan kritik dan koreksi yang kerap dilontarkan terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah oleh partainya hanya sebatas untuk menjalankan fungsi kontrol pemerintahan, bukan untuk mengkritik pribadi orang atau organisasi.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya