Djan Faridz/Net
Djan Faridz/Net
Menurutnya, komitmen itu bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba, melainkan sesuatu yang telah ia jalankan sebelumnya. Terbukti, selama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 lalu, Djan berada di jajaran pendukung kubu Jokowi-Ahok, dan merupakan salah satu orang yang berperan dalam menempatkan pasangan tersebut di kursi DKI 1 dan DKI 2.
Namun dalam pemilihan presiden yang lalu, ia tidak bisa ikut berpartisipasi dalam mendukung Jokowi, dikarenakan pada saat itu ia masih mengemban amanah sebagai Menteri Perumahan Rakyat. Ia fokus menjalankan tugas dan fungsinya di jabatan tersebut, dan tidak ambil bagian dalam hiruk-pikuk perpolitikan yang ada.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18
Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07
Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56
Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47