Berita

KRI Nagapasa-403/Net

Pertahanan

Menhan Yakin KRI Nagapasa-403 Perkuat Pertahanan Laut Indonesia

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 14:22 WIB | LAPORAN:

Kapal selam Hull No 7712 bernama KRI Nagapasa-403 resmi masuk dalam jajaran kapal perang angkatan laut Indonesia. Peresmian itu dilakukan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu di dermaga galangan kapal DSME, Okpo, Geoje, Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, Rabu (2/8).

Menhan yakin keberadaan KRI Nagapasa-403 dapat meningkatkan kemampuan pertahanan TNI di perairan Indonesia.

"KRI Nagapasa harus disambut baik dan jadi momentum kekuatan pertahanan negara di laut," ujar Ryamizard.


Kapal selam ini merupakan salah satu dari tiga kapal selam yang dipesan dari Korea Selatan. Pembangunan kapal ini turut menyertakan aspek transfer teknologi (transfer of technology). Proses pembangunan yang berada di bawah kendali pengawasan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Selam (Satgas Yekda KDSE DSME209), yang dipimpin Laksma TNI Iwan Isnurwanto, membangun kapal ini dengan mengembangkan kapal selam tipe Chang Bogo Class milik Republic of Korean Navy (ROK Navy) dan kapal selam tipe Cakra yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut.

Adapun kapal selam ini memiliki panjang 61,3 meter dan mampu bergerak dengan kecepatan 21 knot di bawah air. Sebanyak 40 kru bisa diangkut dalam kapal. Selain itu kapal selam tersebut juga memiliki ketahanan berlayar lebih dari 50 hari dan dilengkapi senjata torpedo.

Dalam peresmian ini, Ryamizard didampingi oleh istrinya, Nora Ryamizard, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, dan CEO DSME (Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering) Jung Sung-lip. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya