Berita

Arsul Sani/Net

Politik

TPF Kasus Novel Tidak Boleh Berbenturan Dengan Fungsi Polri

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 11:14 WIB | LAPORAN:

Tidak ada salahnya pemerintah membentuk tim pencari fakta (TPF) independen dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), meski di satu sisi penyidik tengah berupaya keras mengungkap kasus tersebut.

Begitu kata anggota Komisi III DPR, Arsul Sani ketika dihubungi beberapa saat lalu, Rabu (2/8).

Namun demikian, sekjen DPP PPP itu mengingatkan bahwa pembentukan TPF independen akan menjadi masalah jika dalam fungsinya bertabrakan dengan peradilan pidana yang berlaku. Terutama, dalam hal fungsi penyidikan.


"Sistem peradilan pidana terpadu kita meletakkan bahwa penyidikan dalam kasus tindak pidana umum, seperti halnya kasus yang dialami Novel Baswedan tersebut dilakukan oleh penyidik Polri," jelasnya.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa pembentukan TPF independen yang terdiri dari unsur-unsur non penyidik harus  mengedepankan asas pro justicia atau untuk penegakan hukum.

"Apabila TPF melakukan proses-proses pro justicia, maka ini yang boleh dilakukan," pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya