Berita

Dede Yusuf/Net

Politik

Soal Pilgub Jabar, Dede Yusuf Tunggu Instruksi Partai

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 10:42 WIB | LAPORAN:

Partai Demokrat belum mengeluarkan restu kepada calon yang akan maju di Pilgub Jawa Barat 2018. Termasuk kepada Ketua DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf.

Ketika ditanya mengenai restu dari pimpinan Demokrat tersebut, Dede bahkan mencoba mengelak. Ia mengatakan bahwa partainya akan memilih kader terbaik untuk diusung di Pilgub Jabar 2018 nanti itu.

"Belum (dapat restu). Kalau soal ketetapan pasti dicari kader yang memiliki tingkat elektabilitas yang terbaik," katanya ketika dihubungi wartawan, Rabu (2/8).


Menurutnya, ada dua alasan yang membuat dirinya belum ditetapkan calon oleh Partai Demokrat. Pertama karena Partai Demokrat belum menyelenggarakan survei internal.

"Yang kedua, saya juga masih mempertimbangkan karena job saya sebagai ketua komisi juga punya tugas yang sama besarnya, begitu. Jadi artinya semua ini masih menjadi penjajakan, dan partai masih mencari penjajakan. Kita masing-masing pribadi juga masih melakukan pertimbangan-pertimbangan lah," ungkap Ketua Komisi IX DPR RI itu.

Sementara mengenai kedekatan dengan partai lain dalam mempersiapkan diri di Pilgub Jabar, Dede menyebut bahwa dirinya telah banyak menjalin komunikasi. Namun begitu, komunikasi tersebut menurutnya tidak terlalu berarti karena penunjukan calon maupun pasangan calon tergantung pada instruksi DPP.

"Jadi hubungan yang di bawah itu tidak terlalu berarti, karena tergantung instruksi dari DPP. Itu dari konteks itu ya tentu saya menunggu perintah dari DPP dan sejauh mana saya mempersiapkan diri siap untuk maju, begitu," pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya