Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Bamusi Suruh Waketum Gerindra Nambah Gizi Bacaan

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tuduhan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang menyebut Presiden Joko Widodo dan PDIP telah membohongi rakyat, sehingga wajar jika dianggap seperti Partai Komunis Indonesia (PKI), sangat keji dan tidak beralasan.

"Sebab PDI Perjuangan adalah partai berasaskan Pancasila, yang di dalamnya Ada sila Ketuhanan Yang Maha Esa," ungkap Ketua Bidang Kaderisasi dan Pelatihan PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Faozan Amar, Rabu (2/8).

Di PDIP juga ada Bamusi yang didirikan dan didukung oleh Muhammadiyah dan NU sebagai sayap dakwahnya partai. Dan pengurusnya adalah berasal dari kader-kader ormas Islam seperti Muhammadiyah dan NU.


"Pak Arief Pouyono perlu menambah asupan bacaan terkait dengan sejarah perjuangan bangsa dan perjalanan PDI Perjuangan, sehingga tidak mudah membuat pernyataan yang sembrono," ujar Faozan Amar.

Lanjut dia, walaupun telah meminta maaf, Kepolisian harus tetap memeriksa Arief Pouyono karena pernyataannya telah menimbulkan kegaduhan dan bisa menimbulkan konflik horisontal di masyarkat.

"Terakhir, jika ingin ketua umum Gerindra menjadi presiden, Mari taati jadwal demokrasi lima tahunan, berkompetisi secara legal konstitusional dengan saling menghormati satu sama lain," demikian Faozan Amar. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya