Berita

Dunia

Momen 30 Juli untuk Mempebaharui Ikatan Kebangsaan

MINGGU, 30 JULI 2017 | 18:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perayaan penobatan Muhammad VI menjadi Raja Maroko yang digelar setiap tanggal 30 Juli menjadi kesempatan bagi seluruh rakyat Maroko untuk memperbaharui ikatan kebangsaan.

Berbagai proyek pembangunan di sektor ekonomi dan reformasi institusi yang dilakukan sejak 18 tahun lalu memiliki satu tujuan, yakni melayani rakyat. Tidak ada perbedaan antara rakyat Maroko yang tinggal di utara atau selatan, juga di timur atau barat, di pedesaan atau di perkotaan.

Demikian disampaikan Raja Muhammad VI dalam pidato tahunan yang disampaikan untuk menyambut ulang tahun ke-18 penobatan dirinya sebagai raja.


“Benar, bahwa sumber kekayaan alam Maroko terbatas. Juga merupakan fakta bahwa banyak kawasan yang membutuhkan pelayanan dasar social. Namun Maroko telah membangun terus menerus atas rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Kemajuan yang kita raih jelas dan nyata,” ujarnya.

Pada bagian lain, Raja Maroko menyampaikan tantangan terbaru yang sedang dihadapi negara itu, berupa paradoks yang terjadi terkait pembangunan Maroko.

Di satu sisi dunia internasional mengakui pembangunan Maroko tanpa keraguan. Tetapi di sisi lain, masih ada pembangunan yang berjalan lambat. Raja Muhammad memuji sektor swasta yang tumbuh dan berperan positif dalam pembangunan,  dan meminta agar lembaga-lembaga pemerintah meniru semangat pegawai-pegawai perusahaan swasta.

Raja Muhammad juga menyoroti pegawai pemerintah dan politisi yang tidak memperlihatkan komitmen kuat dalam membantu rakyat.

Raja Muhammad juga meminta agar pegawai pemerintah di semua lapiran bekerja keras seperti yang diperlihatkan sektor swasta.

“Persoalannya ada pada mentalitas yang tidak berputar dengan baik dan ketidakmampuan untuk melaksanakan berbagai proyek dan inovasi,” ujarnya lagi.

Kegagalan pemerintah melayani rakyat pada akhirnya akan menimbulkan protes seperti yang terjadi di Al Hoceima beberapa bulan belakangan ini. Raja meminta agar pemerintah bekerja keras dan di saat bersamaan menjamin tegaknya hukum.

Kerja keras untuk mewujudkan pembangunan dan pelayanan kepada rakyat adalah jalan terbaik untuk menghentikan upaya pihak lain menciptakan imej negatif tentang Maroko.

“Pada saat yang sama, saya tidak akan menerima segala upaya yang ingin membawa demokrasi kita mundur ke belakang, saya juga tidak mentolerir segala bentuk gangguan terhadap pekerjaan institusional. Konstitusi dan hukum, keduanya, sangat jelas dan berkuasa, dan tidak membutuhkan penjelasan lagi,” masih kata Raja Muhammad.

Maroko harus menjadi kepentingan bersama, sebelum partai politik, sebelum pemilihan umum dan sebelum kepentingan posisi senior.

“Sampai nafas terakhir, saya selalu bangga melayani seluruh rakyat. Saya dibesarkan untuk mencintai ibu pertiwi dan melayani anak-anaknya,” demikian Raja Muhammad. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya