Berita

AHY/net

Politik

AHY Ungkap Isi Pertemuan SBY-Prabowo Di Cikeas

MINGGU, 30 JULI 2017 | 01:50 WIB | LAPORAN:

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara terkait pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Kamis (28/7) lalu. Menurut Agus, pertemuan keduanya tak lebih dari sekadar hubungan komunikasi antar pimpinan partai.

Dalam perbincangan tersebut, Direktur Yudhoyono Institute itu mengatakan tak ada pembahasan spesifik untuk pilpres 2019.

"Tentunya jauh dari yang dipikirkan banyak orang terkait dengan koalisi, apalagi spekulasi untuk tahun 2019. Tetapi yang jelas ada sebuah kesepahaman ingin meningkatkan komunikasi yang baik antara kedua tokoh tersebut dan juga antara kedua partai. Saya pikir harusnya komunikasi dilakukan dengan siapa pun secara terbuka dan tentunya saling memberi masukan dan konstruktif," papar Agus usai menghadiri acara Malam Budaya Manusia Bintang yang diselenggaran Kantor Berita Politik RMOL di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (29/7).


Menurut Putra sulung SBY itu, adanya partai politik harus mampu melahirkan gagasan juga pemikiran untuk memecahkan persoalan bangsa. Karenanya, merupakan hal lumrah ketika dua pimpinan parpol saling bertemu dan membicarakan persoalan bangsa.

"Itu sebuah pertemuan antara dua tokoh politik bersama para kadernya yang ingin membicarakan berbagai hal yang sedang dihadapi bangsa ini. Tentunya beliau-beliau ingin mempertemukan pemikiran, gagasan, bagaimana kita bisa bersama-sama menjadi bagian solusi untuk negerin kita dalam berbagai aspek," kata Agus yang menyabet penghargaan Democracy Award pada Malam Budaya Manusia Bintang 2017.

SBY dan Prabowo melakukan pertemuan di kediaman SBY di Cikeas, Bogor pada Kamis (28/7). Pertemuan itu juga dihadiri oleh beberapa kader Demokrat dan Gerindra. Usai pertemuan tersebut, saat konferensi pers SBY mengatakan bahwa Demokrat dan Gerindra sepakat untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintahan Jokowi- Jusuf Kalla.[san]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya