Berita

Gedung Tempo/Net

Politik

Rapat Umum Pemegang Saham Tempo Setuju Right Issue

KAMIS, 27 JULI 2017 | 23:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Tempo Inti Media Tbk menyetujui penerbitan 333.33 juta lembar saham baru (right issue).

Tambahan permodalan rencananya akan digunakan untuk mempercepat pertumbuhan anak-anak usaha yang bergerak di sektor digital.

"Kami berharap right issue ini akan memperbaiki struktur permodalan Tempo dan 11 anak usaha perseroan," kata Direktur Utama PT Tempo Inti Media Toriq Hadad dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (27/7).


Hasil RUPS menyetujui penerbitan saham baru dengan hak membeli efek terlebih dahulu (HMETD) dengan nilai nominal Rp 100 miliar, dan perkiraan harga pelaksanaan Rp 300 per lembar saham.

Dalam RUPS yang digelar Selasa (25/7) itu juga menyetujui memberi kuasa kepada direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan rencana right issue.

Rapat ini dihadiri oleh jajaran Komisaris, Direksi, dan para pemegang saham. Komisaris Utama PT Tempo Inti Media Goenawan Mohamad menjadi pemimpin dalam rapat tersebut. Hadir pula Bambang Harymurti, mantan Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk yang kini salah satu komisaris, serta Henky Wijaya dan Edmund Sutisna sebagai komisaris.

Selain Goenawan Mohamad, hadir pula Direktur Utama PT Tempo Inti Media Toriq Hadad dan jajaran direksi lainnya seperti Gabriel Sugrahetty, Herry Hernawan, Meiky Sofiansyah, Sebastian Kinaatmaja, dan Sri Malela Mahargasarie sebagai direktur independen.

Sebelum RUPSLB, pergerakan saham Tempo di pasar bursa terpantau mengalami kenaikan signifikan. Pada perdagangan bursa, Senin, 24 Juli 2017, saham Tempo (TMPO) dibuka Rp 174 dan ditutup Rp 180 atau naik 6 poin. Jumlah saham yang ditransaksikan mencapai 955.700 lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp 170,8 juta.

"Kami ingin program ini menjadi momentum penting mendorong transformasi Tempo dari pemain media cetak menjadi pemain media digital sepenuhnya," kata Toriq Hadad. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya