Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Wisata Salju Tanpa Visa? Ini 7 Negara Yang Bisa Dikunjungi

KAMIS, 27 JULI 2017 | 17:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Negara-negara Eropa, Jepang dan Korea Selatan biasanya menjadi lokasi wisata favorit warga Indonesia bila hendak melihat salju. Sayangnya, bila hendak berkunjung ke negara-negara tersebut, kita perlu mengantongi visa.

Namun jangan bersedih, karena ternyata ada beberapa lokasi wisata anti-mainstream yang bisa dikunjungi bila hendak melihat salju, dan tentu saja bebas visa. Berikut tujuh negara bebas visa untuk melihat salju versi Skyscanner:

1. Vietnam

Mungkin agak terdengar aneh mendengar Vietnam masuk dalam daftar tersebut. Namun ternyata ada kota di bagian barat laut Vietnam yang kerap dihujani salju dalam beberapa tahun terakhir dan bahkan dengan suhu bisa mencapai -5 derajat celcius. Kota itu adalah Sa Pa.

Mungkin agak terdengar aneh mendengar Vietnam masuk dalam daftar tersebut. Namun ternyata ada kota di bagian barat laut Vietnam yang kerap dihujani salju dalam beberapa tahun terakhir dan bahkan dengan suhu bisa mencapai -5 derajat celcius. Kota itu adalah Sa Pa.

Ketika musim dingin tiba, pemandangan kota Sa Pa kerap diselimuti salju putih yang mengubah daerah pegunungan itu menjadi taman bermain musim dingin yang menyenangkan.

Selain Sa Pa, ada juga beberapa tempat lain di Vietnam di mana salju bisa ditemukan di musim dingin, seperti Mau Son dan Tam Dao.

2. Pulau Jeju, Korea Selatan

Bila hendak berkunjung ke Korea Selatan, turis berpaspor Indonesia memang diwajibkan mengantongi visa, namun pengecualian untuk Pulau Jeju.

Pemerintah Jeju memiliki kebijakan bebas via bagi pemegang paspor Indonesia, khususnya bagi WNI yang terbang langsung ke Pulau Jeju, tanpa melalui Seoul.

Di pulau tujuan wisata ini, ada pegunungan Hallasan dan Taman Bermain Ecoland yang berubah menakjubkan di musim dingin karena diselimuti salju.

3. Taiwan

Kendati Taiwan tidak mengalami salju, tapi ada beberapa tempat di Taiwan di mana pengunjung bisa naik kereta luncur dan membuat boneka salju.

Biasanya, salju akan muncul di Taiwan selama musim dingin di daerah dataran tinggi, seperti Yushan, Xueshan, dan Hehuanshan.

WNI yang memiliki surat izin tinggal tetap atau visa yang masih valid ke Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Inggris, salah satu negara Schengen, Australia, atau Selandia Baru, bisa masuk ke Taiwan tanpa perlu mengajukan visa lagi.

4. Kolombia

Negara di Amerika Latin ini memiliki satu lokasi di mana pengunjung bisa menikmati salju. Itu adalah Los Nevados, atau dikenal juga sebagai Snow-Capped Mountains.

Wilayah itu adalah satu-satunya wilayah di Kolombia yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati salju. Jika salju yang turun cukup banyak, maka pengunjung bisa bermain ski es.

Selain itu juga ada Sierra Nevada de Santa Marta yang terletak di dekat Andes, untuk mendaki gunung dan meluncur di atas es.

5. Peru

Secara teknis, sebetulnya tidak ada area ski di Peru. Namun ada lokasi yang disebut dengan Huaraz yang telah dikenal sebagai tempat bermain ski es selama bertahun-tahun.

Jika Anda berpengalaman dan cukup berani, Anda bisa mencoba bermain ski menuruni lereng curam Huascaran, yakni puncak tertinggi di Peru yang mencapai 6.768 meter.

6. Maroko
Meski terkenal dengan daerah gurun, arsitektur Islam, pantai-pantai eksotis, dan rempah-rempahnya, Maroko ternyata punya destinasi bersalju.

Salju di Maroko bisa ditemukan di dekat Marrakesh atau Fes, tapi sebagian besar resor di sini tidak memiliki ski es yang luar biasa. Meskipun demikian, pengunjung bisa tetap menikmati liburan musim dingin di negara ini karena berbagai hal menarik lain yang ditawarkannya.

7. Ekuador

Merupakan negara yang masuk di wilayah Amerika Selatan dan berada tepat di khatulistiwa, agak sulit membayangkan salju di Ekuador. Meski begitu, salju benar-benar pernah turun di Ekuador, khususnya di puncak dengan ketinggian 6.000 meter atau lebih. Seperti misalnya di Gunung Cayambe yang merupakan titik tertinggi di Andes Ekuador. Tempat ini tertutup secara permanen oleh salju, dan sering dikunjungi oleh para petualang yang suka mendaki. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya