Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hampir Separuh Muslim AS Mengalami Diskriminasi Setahun Terakhir

KAMIS, 27 JULI 2017 | 14:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hampir separuh populasi Muslim di Amerika Serikat pernah mengalami diskriminasi dalam satu tahun terakhir.

Begitu hasil studi yang ditemukan oleh lembaga penelitian, Pew Research Center baru-baru ini.

Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa sebanyak 48 persen Muslim di Amerika Serikat mengaku pernah mengalami diskriminasi dalam satu tahun terakhir. Mereka mengaku mengalami beberapa bentuk diskriminasi.


Bentuk diskriminasi yang paling umum adalah diperlakukan dengan kecurigaan di mana 32 persen di antara mereka yang diteliti oleh Pew mengaku pernah mengalaminya.

Kemudian 19 persen dari mereka mengaku pernah diikuti oleh petugas keamanan bandara, 18 persen disinggung dan 6 persen mengaku secara fisik terancam atau diserang.

Dalam penelitian yang sama juga ditemukan bahwa 74 persen Muslim Amerika Serikat menilai bahwa Presiden Donald Trump tidak ramah terhadap Muslim.

Angka ini berkebalikan dengan suvei serupa yang dilakukan di tahun 2011 lalu di mana 64 persen Muslim Amerika Serikat mengaku Presiden Barack Obama ramah terhadap Muslim.

Penelitian terbaru Pew ini dilakukan dengan mewawancarai 1.001 Muslim AS melalui sambungan telepon. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya