Berita

Politik

Draft RUU Masyarakat Adat Segera Diserahkan Ke Baleg

KAMIS, 27 JULI 2017 | 11:14 WIB | LAPORAN:

Fraksi Partai Nasdem memastikan akan mengawal perjalanan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat hingga resmi disahkan sebagai undang-undang.

Wakil Ketua Fraksi Nasdem Luthfi A. Mutty menjelaskan tim kerja yang dibentuk oleh fraksinya telah berkeliling Indonesia untuk menguji konsep RUU tersebut. Masukan-masukan yang didapat dari uji konsep sangat penting untuk kelengkapan RUU. Rencananya pada hari ini (Kamis, 27/7), RUU akan diserahkan ke Badan Legislasi DPR RI.

"Insya Allah secara resmi saya selaku pengusul akan menyerahkan kepada Badan Legislasi DPR. Draft ini kemungkinan akan dibahas setelah 17 Agustus," kata Luthfi dalam keterangannya.


Dia meminta dukungan berbagai kalangan, terutama dari Rumah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Sebab, AMAN mempunyai koneksi yang bagus terhadap pemerintah.

"AMAN mungkin bisa melakukan lobi ke presiden atau kantor staf presiden untuk segera menetapkan siapa yang bertanggung jawab mewakili pemerintah untuk berbicara kepada DPR. Menteri apa dan siapa," jelas Luthfi yang juga anggota Baleg DPR.

Dia menambahkan, lobi kepada pemerintah dilakukan supaya tidak mengulang kesalahan yang dilakukan oleh panitia khusus periode sebelumnya. Menurutnya, pansus periode lalu gagal mengesahkan RUU Masyarakat Adat hingga berakhirnya masa jabatan, sedangkan di DPR tidak mengenal lagi istilah melanjutkan pembahasan RUU. Sehingga pembahasan RUU Masyarakat yang kemungkinan telah 99,8 persen itu tidak bisa dilanjutkan pembahasannya dan harus dibuat lagi dari awal.

"Kesalahan dulu itu menteri yang ditunjuk adalah menteri kehutanan. Ada perbedaan pemikiran karena sangat teknis sehingga parsial saja. Makanya menkumham ini kita inginkan terlibat dan mendesak presiden untuk menunjuknya sebagai wakil pemerintah supaya komprehensif melihat persoalan," demikian Luthfi. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya