Pemimpin senior Hamas Ismail Haniya/Al Jazeera
Pemimpin senior Hamas Ismail Haniya/Al Jazeera
Keputusan itu dibuat oleh hakim ECJ pada hari Rabu (26/7) dengan mengesampingkan pandangan Pengadilan Umum Uni Eropa tahun 2014 lalu yang menyebut bahwa belum ada bukti yang cukup untuk mempertahankan pembekuan aset dan larangan perjalanan terhadap Hamas.
Sedangkan pengadilan yang lebih rendah juga mengkritik langkah tersebut dengan menyebut bahwa keputusan itu dibuat berdasarkan pada laporan media dan internet dan bukan dari argumen hukum yang solid.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10
Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56
Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50