Berita

Edi Hasibuan/Net

Pertahanan

Lemkapi Dukung Kapolri Persenjatai Semua Anggota Polri

RABU, 26 JULI 2017 | 13:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi teror terhadap anggota dan markas polisi diprediksi masih akan terus terjadi. Atas alasan itu, rencana Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mempersenjatai anggotanya harus mendapat dukungan.

"Karena polisi dituntut masyarakat untuk bisa melindungi dirinya dan masyarakatnya. Apalagi kita tahu pelaku teror tidak mengenal waktu dan tempat, kejahatan bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan terhadap siapa saja," ujar Direktur Lembaga Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan kepada redaksi, Rabu (26/7).

Dijelaskan Edi bahwa selama ini masih ada sejumlah satuan kerja di kepolisian yang tidak semua anggota dilengkapi senjata api. Termasuk polwan dan anggota Sabara tidak punya senpi.


Jika melihat aksi teror yang meningkat terhadap anggota Polri belakangan ini, seperti teror di Kampung Melayu, maka ide untuk mempersenjatai semua anggota Polri sangat penting.

"Meski kami juga paham jumlah senpi anggota Polri belum semua tercukupi," ujarnya.

Edi menyaran kan agar anggota Polri yang nantinya dipersenjatai harus melalui pengawasan dan seleksi pemberian ijin yang ketat. Termasuk melakukan tes kejiwaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut, Edi Hasibuan menilai bahwa kasus teror di Kampung Melayu menjadi contoh bahwa saat anggota Polri mau membalas tapi tidak memiliki senpi, maka dia bisa menjadi korban teror.

"Saya kira kita dukung keinginan Kapolri untuk melengkapi anggotanya dengan senpi," pungkasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya