Berita

Masinton Pasaribu/Net

Hukum

Pansus KPK Juga Akan Korek Keterangan Novel Baswedan

SELASA, 25 JULI 2017 | 19:14 WIB | LAPORAN:

Panitia Khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus KPK) akan mendalami keterangan Niko Panji Tirtayasa dalam rapat dengar pendapat di ruang KK-I, Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (25/7).

"Niko yang pernah mengalami intimidasi, ancaman dan kemudian diarahkan sebagai saksi yang memberikan keterangan palsu sesuai dengan selera penyidik-penyidik KPK di persidangan pak Akil Mochtar," jelas Pimpinan Pansus KPK, Masinton Pasaribu.

Selain mendengar keterangan Niko, pansus KPK juga mendatangkan Muchtar Effendi yang disebut sebagai korban dari keterangan palsu yang diberikan Niko pada penyidik KPK.


"Niko yang menjadi pelaku pemberi keterangan palsu dan Muchtar Effendi yang menjadi korban dari rekayasa kesaksian palsu tersebut dan tentu kita masih dalami kebenaran" lanjut Masinton.

Politisi PDIP ini menjelaskan, pihaknya bakal kembali memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Termasuk, Penyidik KPK Novel Baswedan yang namanya disebut oleh Niko dalam RDP.

"Tidak menutup kemungkinan (Novel didatangkan), siapapun yang kami anggap penting untuk dihadirkan dalam panitia angket akan kami hadirkan," demikian anggota Komisi III DPR RI ini. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya