Berita

Net

Hukum

Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Axel Thomas

SELASA, 25 JULI 2017 | 16:24 WIB | LAPORAN:

Penyidik kepolisian menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka kasus narkoba Axel Mathew Thomas, putra dari aktor Jeremy Thomas.

"Ini kasusnya psikotropika dan narkoba. Tidak ada, penyidik belum mengizinkan untuk penangguhan penahanannya," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, Jakarta (Selasa, 25/7).

Menurutnya, penyidik juga mempertimbangkan kemungkinan Axel melarikan diri, lantaran pernah akan pergi ke Singapura dengan alasan berobat. Selain itu, penyidik tidak mengabulkan penangguhan penahanan Axel karena dikhawatirkan tersangka lain akan mengajukan hal yang sama.


"Kalau misalkan dikabulkan, yang lain minta tidak. Pasti minta kan," kata Argo.

Petugas Bea Cukai menangkap penumpang pesawat inisial JV dan DRW yang membawa 1.118 pil happy five dari Malaysia menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 14 Juli lalu. Dari keterangan keduanya, Satres Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta mengembangkan kasus dengan menangkap Axel yang diduga memesan pil tersebut di sebuah hotel di Jakarta Selatan. Axel diketahui telah mengirim uang kepada pengedar untuk memesan pil happy five sebanyak satu strip.

Atas perbuatannya, Axel dijerat pasal 62 sub pasal 60 ayat 3 junto pasal 71 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 5/1997 tentang Psikotropika. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya