Berita

Net

Hukum

Sumartono Pastikan Tidak Kenal Novanto

SELASA, 25 JULI 2017 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Mantan Staf Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Yosef Sumartono mengaku tidak mengenal Ketua DPR RI Setya Novanto yang merupakan tersangka kasus proyek kartu identitas elektronik (e-KTP).

"Saya tidak kenal dengan Pak Setnov," singkatnya usai menjalani pemerinksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta (Selasa, 25/7).

Dalam persidangan kasus e-KTP dengan saksi Sumartono diketahui bahwa Vidi Gunawan, adik dari pengusaha Andi Narogong pernah ditugaskan untuk mengantarkan uang ke berbagai tempat.


Sumartono pernah dititipi uang sebesar USD 500 oleh Vidi yang penyerahannya dilakukan di Mal Cibubur Junction. Kemudian pernah beberapa kali memenuhi permintaan terdakwa Sugiharto untuk mengambil uang USD 400 ribu di Holland Bakery Kampung Melayu, USD 200 ribu di Pom Bensin Bangka Raya, USD 400 ribu di Pom Bensin Auri Pancoran.

Selain itu, dia juga menerima sejumlah uang yang tidak diketahui besarannya dari Paulus Sutanto di Menara BCA. Uang USD 500 ribu diterima dari Yohanes Marlin, dan USD 100 ribu dari Anang Sugiana Sudihardjo lewat Achmad Fauzi.

Namun, Sumartono memastikan dirinya hanya bertugas mengambil uang, tidak pernah terlibat dalam pembagian uang ke sejumlah pihak. Dia juga mengaku hanya mengenal Vidi dari Sugiharto. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya