Berita

Daddy Yankee Dan Luis Fonsi/Net

Dunia

Penyanyi Despacito Geram Lagunya Digunakan Presiden Venezuela

SELASA, 25 JULI 2017 | 15:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyanyi asal Puerto Rico yang tengah naik daun dengan hit Despacito, Luis Fonsi dan Daddy Yankee geram dengan Presiden Venezuela Nicholas Maduro karena menggunakan lagunya untuk kepentingan politik.

Kegeraman mereka merujuk pada momen di mana Maduro menyajikan sebuah versi  Despacito yang diubah sebagian liriknya pada akhir pekan kemarin.

Lagu yang diubah tersebut dibuat untuk mempromosikan rencananya untuk majelis warga baru yang kontroversial, yang akan dipilih pada hari Minggu pekan ini untuk menulis ulang konstitusi.


Pada saat itu, Maduro terlihat bertepuk tangan di samping remix, saat para pendengarnya berdansa.

"Panggilan kami ke Majelis Konstituante hanya berusaha menyatukan negara ... Despacito!" begitu kita-kira bagian yang diubah dari lirik Despacito.

Mengetahui hal tersebut, sang penyanyi, Luis Fonsi menanggapi dengan marah melalui media sosial

"Saya tidak memberi kuasa  penggunaan atau perubahan lirik Despacito untuk kepentingan politik, dan apalagi di tengah situasi menyedihkan yang dialami oleh Venezuela, sebuah Negara yang sangat saya cintai," kata Fonsi.

"Musik saya adalah untuk semua orang yang ingin mendengarkannya dan menikmatinya, tidak digunakan sebagai propaganda yang mencoba memanipulasi kehendak orang-orang yang menangis karena kebebasan mereka," tambahnya seperti dimuat BBC.

Sementara sang rapper, Daddy Yankee, memajang gambar Maduro dengan sebuah salib merah besar di atasnya di akun Instagram miliknya.

"Anda secara tidak pantas dengan menggunakan lagu (Despacito). Tidak dibandingkan dengan kejahatan yang anda lakukan di Venezuela," tulisnya.

"Rezim diktator Anda adalah lelucon, tidak hanya bagi saudara Venezuela saya, tapi juga bagi seluruh dunia," tambahnya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya