Berita

Metal detector di luar situs suci/BBC

Dunia

Detektor Logam Resmi Dibongkar Dari Situs Suci, Israel Siapkan Langkah Lain

SELASA, 25 JULI 2017 | 14:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel akhirnya mencopot metal detector dari luar situs suci di Timur Yerusalem pada hari ini (Selasa, 25/7).

Langkah itu diambil Kabinet Keamanan Israel melakukan pemungutan suara pagi tadi untuk menghapus metal detector atau detektor logam dan menggantinya dengan bentuk pengawasan lain yang tidak terlalu menonjol.

Sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa kabinet keamanan menerima rekomendasi semua badan keamanan untuk mengubah inspeksi dengan detektor logam ke inspeksi keamanan berdasarkan teknologi maju dan cara lain.


Dikabarkan BBC, anggaran 100 juta shekel atau setara dengan 28 juta dolar AS telah dialokasikan untuk membayar peralatan baru yang akan dipasang pada enam bulan ke depan. Selain itu, akan ada petugas polisi tambahan di lokasi.

Pemasangan detektor logam tersebut telah memicu kemaragan warga Palestina yang menilai bahwa Israel tengah berupaya menguasai kawasan suci tersebut.

Pemasangan detektor logam sendiri dilakukan pasca bentrok 14 Juli lalu di dekat lokasi di mana dua polisi Israel dibunuh. Israel mengklaim bahwa pemasangan detektor logam itu adalah untuk meningkatkan keamanan.

Namun hal tersebut memicu kontroversi di mana warga Palestina melakukan aksi unjuk rasa penolakan dan juga sejumlah aksi solidaritas di sejumlah wilayah di seluruh dunia. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya