Berita

Kesaksian Yulianis/RMOL

Hukum

Yulianis: KPK Tak Peduli Kebohongan Nazaruddin Selama Itu Menguntungkan

SENIN, 24 JULI 2017 | 19:20 WIB | LAPORAN:

Kepada Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mantan anak buah mantan bendahara umum Partai Demokrat di perusahaan Permai Group, Yulianis menyebut semua kesaksian Nazaruddin adalah kebohongan yang dibiarkan.

"Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pak Nazar dalam kasus udayana ini semuanya bohong dan itu sudah bohong, semua dilempar ke pak Anas dan KPK sebenarnya tau itu dan tidak ada sanksi untuk pak Nazar" urai Yulianis di ruang KK-I, Gedung Nusantara, Senayan (24/07).

Yulianis menyebut dirinya bisa membuktikan semua kebohongan Nazarudin dalam kesaksiannya. Menurutnya, dalam ia juga pernah membuktikan itu dipengadilan.


"Sudah dibuktikan di pengadilan tetapi tidak ada efeknya di KPK" ujarnya.

Yulianis menyebut KPK tidak pernah peduli dengan kesaksian palsu yang diberikan dalam proses penyelidikan selama itu menguntungkan komisi anti rasuah itu.

"KPK tidak peduli dengan kesaksian palsu selama itu menguntungkan KPK, tetapi KPK peduli dengan kesaksian yang dianggap palsu kalau merugikan KPK," demikian Yulianis.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya