Berita

Advertorial

Rayakan Hari Anak Nasional BPJS Ketenagakerjaan Berikan Edukasi Jaminan Sosial

MINGGU, 23 JULI 2017 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tidak hanya melakukan sosialisasi kepada para pekerja. Penanaman tentang jaminan sosial sejak usia dini juga dilakukan.

Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan menggelar acara bermain bersama anak-anak di Kidzania, Jakarta, Minggu (23/7). Diharapkan nantinya generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pekerja atau pengusaha yang memahami benar pentingnya jaminan sosial.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. Kegiatan ini juga diikuti 150 siswa dari 10 Sekolah Dasar (SD) di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Depok.


Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menilai, kegiatan ini merupakan salah satu rencana kerja strategis BPJS Ketenagakerjaan untuk terus melakukan sosialisasi edukasi sejak dini bersama anak.

"Jaminan sosial sangat penting untuk diketahui oleh anak-anak sejak dini, sehingga mereka akan memiliki pengetahuan tentang jaminan sosial saat tumbuh dewasa menjadi pekerja ataupun pengusaha," katanya.

Agus menuturkan, selain sosialisasi melalui permainan, BPJS Ketenagakerjaan juga meluncurkan tiga seri buku dongeng untuk mensosialisasika jaminan sosial sejak dini.

"Buku dongeng ini tentang bagaimana berinteraksi, hidup bergotong royong, memberikan kepedulian kepada teman. Dengan buku ini kami ingin membekali anak-anak Indonesia nilai luhur yang baik untuk hidup bersosial," ujarnya.

Agus berharap buku dongeng tersebut dapat menjadi media edukasi bagi anak-anak untuk merencanakan hidup yang akan datang.

"Kami ingin membangun dan memberikan karakter dari dini supaya mereka memiliki etos kerja nantinya pada saat mereka usia dewasa dan memasuki usia kerja, seperti tidak pernah menyerah, saling menghargai, toleransi dan sebagainya," jelasnya.

Buku dongeng BPJS Ketenagakerjaan tersebut hadir dalam tiga seri. "Seri Petualangan" untuk kelas 1 sampai 3 Sekolah Dasar, "Seri Mengenal Aneka Profesi" untuk kelas 4 sampai 6 Sekolah Dasar dan "Seri Jaminan Sosial Ketenagakerjaan" untuk Sekolah Menengah Pertama.

Tidak hanya buku, BPJS Ketenagakerjaan juga menghadirkan konten sosialisasi edukasi pentingnya jaminan sosial dalam bentuk video cerita.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengapresiasi gagasan orisinil dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkenalkan jaminan sosial kepada anak sejak dini.

"Ini suatu langkah yang sangat bagus apalagi dengan pendekatan-pendekatan permainan, drama, kemudian juga lagu-lagu dan permainan yang sifatnya menggembirakan itu sangat cocok untuk anak-anak usia dini. Saya kira tinggal menindaklanjuti nanti bagaimana menjadi bagian dari kegiatan sekolah," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Muhadjir juga menilai bahwa jaminan sosial sangat dimungkinkan masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional. [ian]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya