Berita

Obat Ilegal/RMOL

Hukum

Edarkan 32.350 Obat Ilegal, Pemuda Aceh Diciduk Aparat Polres Bogor

MINGGU, 23 JULI 2017 | 01:05 WIB | LAPORAN:

. SA bin MH (26) diamankan Satresnarkoba Polres Bogor terkait kasus peredaran obat-obatan ilegal, Kamis (21/7) lalu. Warga Dusun Keluarga, Desa Seuneubok Dalam Upah, Bendahara, Kabupaten, Aceh Tamiang, NAD itu, ditangkap berikut barang bukti ribuan pil obat berbagai jenis.

"Benar, tersangka telah kami amankan dengan barang bukti 32.350 obat-obatan tak berizin," ujar Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Muhammad Dicky Pastika kepada RMOL, Sabtu (22/7).

Penangkapan tersebut bermula saat polisi menerima laporan masyarakat terkait peredaran obat-obatan ilegal, 15 Juli 2017 lalu.


Tepatnya, di sebuah Toko Kosmetik dan Obat-obatan milik Sa, di Kampung Wika, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Kemudian, Unit I Satresnarkoba Polres Bogor langsung menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana ketersediaan farmasi tanpa izin tersebut.

Hasil penggeledahan oleh aparat, ditemukan barang bukti berupa obat-obatan tak berizin di toko Sa. Antara lain, 21.250 butir obat jenis Tamadol, 10.000 butir obat jenis Hexymer dan 100 butir obat jenis Trihexphenidyl.

Polisi pun mengamankan Sa selaku pemilik toko berikut barang bukti berjumlah total 32.350 pil tak berijin tersebut ke Mapolres Bogor.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 jo 197 UU no. 36 th 2009 tentang Kesehatan.

Sesuai pasal tersebut, Sa disangkakan terkait peredaran sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar. Jika terbukti bersalah, Sa terancam pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar 500 juta.

"Kami masih melakukan pengembangan terhadap tersangka untuk menindaklanjuti kasus ini," demikian Dicky.[san]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya