Berita

Net

Politik

KPAI Tagih Komitmen Negara Atas Perlindungan Anak

SABTU, 22 JULI 2017 | 12:04 WIB | LAPORAN:

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai saat ini, Indonesia sudah masuk katagori darurat perlindungan anak. Padahal, dari sisi regulasi sebetulnya sudah sangat cukup.

"Tapi lagi-lagi ini soal implementasi dan komitmen bernegara," kata Komisioner KPAI Jasa Putra dalam diskusi bertajuk 'Berpihak Pada Anak' di Warung Daun, Cikini, Jakarta (Sabtu, 22/7).

Untuk itu, dia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah pusat untuk tidak menganggap anak-anak hanya sebagai properti orang dewasa. Dia juga berharap semua pemerintah daerah berkomitmen kuat dalam melakukan perlindungan terhadap anak. Termasuk pada pelaksanaan pilkada di 271 kabupaten/kota tahun 2018 nanti, di mana para calon kepala daerah harus jelas berkomitmen atas perlindungan anak.


"Nah selama ini tidak muncul. Kita ambil kasus pendidikan, hari ini undang-undang menyatakan bahwa 20 persen di APBN, APBD harus muncul. Nyatanya di tingkat provinsi hanya dua yang bisa memenuhi itu yaitu DKI dan Kalimantan Selatan. Bahkan di kabupaten/kota lain APBD itu minus. Ini salah satu sisi perlindungan anak," jelas Putra.

Ditambahkannya, KPAI mengaku banyak mendapat laporan atas anak yang berhadapan dengan hukum oleh aparat penegak hukum sendiri. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya