Berita

Net

Politik

PAN Sudah Tidak Dianggap Dalam Koalisi

SABTU, 22 JULI 2017 | 08:22 WIB | LAPORAN:

Partai Amanat Nasional (PAN) semakin tidak dianggap sebagai pendukung pemerintah. Sebab, tidak mendukung keputusan syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen perolehan kursi DPR dan 25 persen perolehan suara yang diusulkan pemerintah dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu.

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan, sikap PAN yang sudah tidak sejalan dengan pemerintah menunjukkan bahwa partai pimpinan Zulkifli Hasan itu tidak ada dalam kerja sama partai-partai pendukung pemerintah. Dengan kata lain, PAN tidak dianggap dalam koalisi pendukung pemerintah.  

"Sehingga, tanpa diminta pun PAN sendirinya yang sudah mengambil keputusan tersebut (keluar dari koalisi)," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (21/7).


Menurut Andreas, dalamm pembahasan RUU Pemilu koalisi parpol pendukung pemerintah berharap PAN bisa ikut mendukung opsi yang sama saat forum lobi yang berlangsung panjang.

"Namun justru PAN yang menolak dan memutuskan untuk tidak bergabung dan mendukung opsi," katanya.

Dalam sidang paripurna pengambilan keputusan Revisi UU Pemilu Jumat kemarin, Fraksi PAN bersama Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat menolak usulan pemerintah soal presidential threshold. Mereka pun melakukan aksi meninggalkan ruangan alias walk out. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya