Berita

Habib Rizieq

Pertahanan

Pesan Kubu Rizieq Untuk Kapolda Metro Jaya Baru

JUMAT, 21 JULI 2017 | 18:12 WIB | LAPORAN:

Pengangkatan Irjen Idham Aziz sebagai Kapolda Metro Jaya dianggap angin segar bagi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro berharap, suksesor Irjen Mochammad Iriawan alias Iwan Bule itu, berani dan tegas menghentikan kriminalisasi terhadap para ulama dan aktivis.

"Kapolda yang baru (Idham Azis) semoga bisa menyelesaikan perkara-perkara yang terkait dengan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis," ungkap Sugito saat dikonfirmasi, Jumat (21/7).


Sugito menjelaskan, pihaknya sudah berkali-kali meminta Iriawan untuk tidak melanjutkan kasus Rizieq dan sejumlah tokoh ulama lainnya. Namun permintaan itu tidak pernah digubris. Hingga akhirnya Rizieq memutuskan untuk menetap sementara di tanah suci Makkah.

"Sebenarnya tidak di Kapolda baru, di Kapolda lama (Iriawan) kami minta supaya perkara ini tidak dilanjutkan karena secara hukum lemah, dari saksi maupun bukti," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Idham Azis resmi menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan Iriawan yang diangkat sebagai menjadi Asisten Operasinal (Asops) Kapolri.

"Iwan bule (Iriawan) di tempat barunya bisa bekerja lebih bagus. Bisa melakukan pendekatan, kalau bisa sesuai konstitusilah, tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku," pungkasnya.

Seperti diketahui, Iriawan terpaksa meletakkan jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya, berdasarkan Telegram Kapolri (TR) Nomor ST/1768/VII/2017 tertanggal 20 Juli 2017.

Jabatan Kapolda Metro akan diteruskan junior Iwan Bule dari Akpol 1988, Irjen Idham Aziz. Kadiv Propam Polri itu menggantikan Iwan Bule yang diamanahkan sebagai Asisten Operasional (Asops) Kapolri. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya