Berita

Pertahanan

Pak Ogah Naik Kelas Jadi Supertas, Upahnya Libatkan CSR

JUMAT, 21 JULI 2017 | 17:06 WIB | LAPORAN:

Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Halim Pagarra berencana memberdayakan sipil pengatur lalu lintas yang kerap disebut Pak Ogah.

Bahkan, Pak Ogah yang telah disematkan istilah khusus itu, akan membantu petugas mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan ibu kota akibat pembangunan infrastruktur jalan raya.

"Itu program yang akan dibicarakan, dipresentasi. Nanti dia akan pakai seragam yang ngatur, namanya Supertas, Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas," ungkap Halim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/7).


Supertas tesebut akan mendapatkan fasilitas berupa seragam dan perlengkapan lainnya. Sementara untuk upah mereka diambilkan dari dana Corporate Secretary Responsinility (CSR) perusahaan. Namun masih dalam tahap pembahasan bersama Pemprov DKI Jakarta.

"Itu kita minta beberapa perusahaan untuk menggaji dia melalui CSR. Saya sudah menghadap gubernur (Djarot Saiful Hidayat) langsung sama Dishub membicarakan itu," pungkasnya.

Sekedar informasi, belakangan ini sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta mengalami macet parah akibat pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan secara serentak. Polisi juga telah melakukan rekayasa lalu lintas dan menempatkan petugas di berbagai titik kemacetan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya