Berita

Setya Novanto/net

Politik

Cara Paling Ampuh Non Aktifkan Novanto Versi Refly Harun

JUMAT, 21 JULI 2017 | 13:35 WIB | LAPORAN:

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun mengakui bahwa Setya Novanto masih bisa aktif sebagai Ketua DPR RI selama statusnya baru sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (E-KTP).

Menurut dia, ada beberapa cara untuk melengserkan pria yang akrab disapa Setnov dari kursi pimpinan dewan. Pertama melalui mekanisme partai.

"Paling gampang adalah yang dimundurkan oleh partai politik. Baik yang dimundurkan sebagai pimpinan saja atau dimundurkan sebagai pimpinan DPR, PAW (pergantian antar waktu)" katanya Refly kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/7).


Namun, lanjutnya, cara itu nampaknya tak akan mungkin terjadi karena memang Setnov yang merupakan pimpinan DPR dari Fraksi Partai Golkar itu merupakan seorang Ketua Umum.

"Permasalahannya kalau pakai partai politik tidak mungkin karena dia Ketum," imbuhnya.

Cara kedua, menurut dia melalui mekanisme di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dengan mekanisme politik itu, menurut dia sangat tergantung pada konstalasi politik.

"Di MKD juga tidak mungkin karena dia (Setnov) mungkin memegang konstalasi politik di MKD," tambahnya.

Cara ketiga menurut dia adalah cara yang paling mungkin bisa dilakukan. Yakni melalui proses hukum yang tengah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Nah yang paling bisa diharapkan adalah proses peradilan yang cepat agar dilimpahkan ke pengadilan. Begitu dilimpahkan non aktif dia," demikian Refly.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya