Berita

M. Iriawan/Net

Pertahanan

Mabes Polri Tepis Mutasi Iwan Bule Karena Kasus Rizieq

JUMAT, 21 JULI 2017 | 11:56 WIB | LAPORAN:

Pihak Mabes Polri membantah bahwa mutasi Irjen M Iriawan karena masih ada dua kasus besar yang belum tuntas.

Khususnya, terkait kasus teror Novel Baswedan dan chat porno pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab yang ditangani Polda Metro Jaya saat dipimpin Iriawan.

"Tidak ada (masalah soal kasus). Justru ini adalah apresiasi dari pimpinan (Kapolri) ke Kapolda Metro Jaya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (21/7).


Menurut Rikwanto, selama ini Iriawan telah menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Metro Jaya dengan baik. Salah satunya, saat penggagalan penyeludupan sabu 1 ton. Termasuk, mengawal jalannya Pilkada DKI Jakarta dengan baik.

Maka dari itu, Iriawan diberikan jabatan yang lebih strategis sebagai Asisten Operasi Kapolri. Untuk menjalankan tugas lebih besar, seperti perhelatan Sea Games, maupun Pemilihan Pilpres 2019.

"(Kapolri) membutuhkan seseorang yang sudah berpengalaman dalam mengelola situasi dan mengelola yang ada di Mabes Polri," terangnya.

Untuk diketahui, mutasi Iriawan tertuang dalam surat telegram rahasia Kapolri nomor ST/1768/VII/2017, yang dikeluarkan Kamis (20/7) kemarin.

Jabatan yang ditinggalkan Iriawan sebagai Kapolda Metro Jaya, akan diteruskan Irjen Idham Azis. Idham sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Sedangkan Iriawan ditunjuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi Asisten Operasi Kapolri menggantikan Irjen Unggung Cahyono.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya