Berita

Kostan Prioritas Land Indonesia (PLI)/RMOL

Bisnis

Mau Jadi Juragan Kost Hanya Bermodal 10 Juta? Begini Caranya

KAMIS, 20 JULI 2017 | 23:08 WIB | LAPORAN:

Bermimpi menjadi juragan atau bos kost-kostan, namun dengan modal yang minim. Saat ini, impian tersebut bisa diwujudkan dengan cara membeli apartemen berkonsep kost-kostan. Adalah PT Prioritas Land Indonesia (PLI), pengembang yang kreatif dan inovatif, yang mencetuskan konsep tersebut.

Melalui apartemen Majestic Point Serpong (MPS), PLI menawarkan konsep jadi juragan kost kepada para konsumen yang ingin mewujudkan impiannya untuk memiliki kost-kostan, namun dengan modal yang sangat kecil, yakni hanya Rp 10 juta.

Presiden Direktur PT PLI Marcellus Chandra mengatakan, awalnya ide untuk mencetuskan konsep tersebut muncul setelah melihat banyak masyarakat, khususnya di daerah Tangerang yang ingin mempunyai passive income dengan cara membangun kost-kostan, namun terkendala biaya yang cukup mahal, apalagi harga tanah di lokasi yang strategis sekarang sangat tinggi.


Padahal, kata Marcell, di sekitar Serpong, banyak masyarakat perantau dari luar daerah, seperti mahasiswa, professional, bahkan pegawai-pegawai biasa yang mencari tempat tinggal di kontrakan atau kost-kostan. Dengan demikian, banyak orang yang merasa optimis bahwa memiliki rumah kost pasti akan menguntungkan.

“Contohnya saja di daerah Apartemen MPS ini banyak sekali kampus dan perkantoran. Itu sudah pasti mahasiwa dan karyawan itu butuh tempat tinggal, karena banyak sekali diantara mereka itu berasal dari luar daerah. Untuk diketahui saja, harga sewa kost per ruangan di daerah Summarecon, tempat MPS ini berada saat ini sebesar Rp 2,6 juta per bulan,” tutur Marcell melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (20/7).

Marcell menjelaskan, harga Apartemen MPS sekarang mulai dari Rp 500 juta, namun dengan modal Rp 10 juta apartemen sudah bisa langsung dimiliki dengan cicilan sekitar Rp 30.000 per hari (untuk 2 tahun pertama). Selain itu, pihak developer juga memberikan rental guarantee atau jaminan sewa sebesar 9% per tahun (selama 2-3 tahun).

“Kami juga memberikan free maintenance (listrik&air), free interior, dan dikelola secara professional oleh developer. Para juragan ini nantinya langsung dapat income dan dijamin tersewa,” kata Marcell.

Sementara General Manager Sales & Marketing Billy Tanutama menjelaskan, fasilitas yang disediakan bagi para penyewa kost-kostan ini, mulai dari kolam renang, playground, sky park, jogging track, gym, dan basketball court. Sementara unit yang tawarkan adalah type studio (semi gross 27 m2), 1 bedroom (semi gross 40 m2), dan 2 bedroom (semi gross 54 m2.

Billy menyampaikan, pembangunan apartemen MPS saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian yang hampir rampung 85%.

Lokasi MPS, sambung Billy sangat mudah diakses, hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta–Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas atau sekolah ternama, seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School dan Sekolah Tarakanita.

Selain fasilitas pendidikan, apartemen ini juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros,  Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.

Saat ini, juga tengah dibangun Rumah Sakit Mitra Keluarga, yang keberadannya hanya beberapa ratus meter saja di sebelah MPS. Artinya, keberadaan rumah sakit ini juga akan ikut mendongkrak harga MPS

“Lokasi strategis dan kebutuhan market akan hunian sewa tentunya menjadi peluang investasi yang menarik,kami optimis konsep ini akan berhasil dan memberi keuntungan maksimal bagi para juragan kost yang berinvestasi di Majestic Point Serpong," demikian Billy.[san]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya