Berita

RMOL

Politik

Djan Faridz: Mau Usir Saya Harus Punya Bukti Pengadilan

KAMIS, 20 JULI 2017 | 22:25 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz mengatakan bahwa lahan tempat berdirinya kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng adalah tanah wakaf yang diberikannya.

"Kantor ini yang nanggung Djan Faridz, yang bangun kantor ini Djan faridz. Ini wakaf Djan Faridz," bebernya dalam jumpa pers di Kantor DPP PPP (Kamis, 20/7).

Menurut Djan, jika Ketua Umum PPP kubu muktamar Pondok Gede Romahurmuziy menginginkan gedung kantor tersebut maka harus bisa menunjukkan surat dari pengadilan negeri yang menyatakan bahwa Djan Faridz tidak punya hak untuk menempatinya.


"Kita tidak melarang kalau mau ke sini silahkan. Tapi kalau dia (Romi) mau mengosongkan dan mengusir saya, dia harus memberikan penjelasan yang soal hak-hak untuk menempati kantor ini," jelasnya.

Menurut Djan, pihaknya telah merawat kantor DPP PPP selama ditempati. Karena itu, pernyataan pengurus PPP kubu Romi yang menyatakan bahwa kantor PPP tidak terawat adalah salah besar.

"Sekarang kamu bisa lihat rapi, ada meja rapat, meja ketua umum, meja penerima tamu dan sekretariat. Kami sibuk, kami mengurusi umat Islam di Indonesia, baik di DPP dan DPD," pungkas mantan menteri perumahan rakyat tersebut.  

Gedung PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta pada Minggu dini hari (16/7) diserang sejumlah orang. Penyerang berjumlah 80 orang mengaku dari Pemuda Kabah kubu Romi memaksa masuk secara paksa serta meminta kubu Djan Faridz mengosongkan kantor tersebut. [wah]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya