Berita

Setya Novanto/RMOL

Politik

KORUPSI E-KTP

Jokowi, Segera Perintahkan KPK Tahan Setya Novanto!

KAMIS, 20 JULI 2017 | 00:07 WIB | LAPORAN:

Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) meminta campur tangan Presiden Joko Widodo dalam perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP, khususnya yang menyangkut Ketua DPR RI Setya Novanto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami minta ketegasan presiden untuk bisa berkoordinasi dengan KPK," kata salah seorang pengurus GMPG, Syamsul Rizal dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/7).

Menurut dia, seorang Presiden RI mempunyai kewenangan untuk meminta KPK menahan seorang tersangka yang notabene kasusnya menjadi perhatian publik apalagi kasus tersebut berdampak pada situasi dan kondisi negara.


"Saya menekankan bahwa presiden sebagai kepala negara bertanggungjawab atas persoalan ini dan oleh karena itu presiden harus menyampaikan pendapat kepada KPK karena ini terkait dengan perilaku Ketua DPR. Apalagi nanti menjelang Agustus ada sidang istimewa, ada pembahasan anggaran dan segala macam. Ini akan mengganggu kinerja pemerintahan," jelasnya.

Langkah yang harus diambil Presiden Jokowi itu, menurut dia, karena KPK tidak langsung menahan Novanto layaknya tersangka kasus korupsi lainnya.

"Hari ini KPK sudah merilis bahwa mereka memiliki data 6000 alat bukti kasusnya Novanto. Oleh karena itu, bagi kami ketegasannya sederhana aja. Bahwa kalau memang KPK sudah memiliki begitu banyaknya alat bukti, saya pikir tidak ada alasan lagi untuk tidak menahan Novanto. Kalau bisa malam ini justru lebih baik, ataukah besok KPK sudah harus menahan Pak Setya Novanto," tegasnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya