Berita

Kawasan GBK/Net

Nusantara

Jangan Gara-gara Asian Games, Pedagang Di Kawasan GBK Digusur Dan Ditutup

RABU, 19 JULI 2017 | 10:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Para pedagang di sekitaran Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, akan segera digusur. Hal tersebut dilakukan lantaran kawasan GBK saat ini sedang dalam tahap renovasi untuk persiapan Asian Games ke XVIII tahun 2018 di Jakarta-Palembang.

Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Iwan Dwi Laksono menyatakan dukungan dan solidaritas kepada pedagang. Menurutnya, alasan pembongkaran tersebut sudah tepat. Namun, harus ada solusi agar mata pencaharian pedagang tetap ada.

"Kita semua memang harus menyukseskan perhelatan Asian Games, tapi jangan sampai ekonomi pedagang kawasan GBK mati,"  ungkap Iwan di Jakarta, Rabu (19/7).


Dia juga meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementrian Sekretariat Negara untuk memerhatikan nasib para pedagang.

Renovasi GBK merupakan proyek yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Sementara itu, GBK adalah aset yang dimiliki oleh Kementerian Sekretariat Negara.

Baginya, agar ekonomi pedagang tetap hidup. Solusi yang paling tepat adalah melakukan penataan dan relokasi sementara ke kawasan halaman Masjid Albina.

"Lokasinya tidak jauh dari GBK, ekonomi pedagang harus tetap hidup," sahut Iwan yang juga merupakan Pembina PPKGBK.

Berdasarkan informasi, Direksi PPKGBK telah menjanjikan akan melakukan penataan dan relokasi sementara.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pernah mengatakan suksesnya penyelenggaraan Asian Games adalah juga dalam rangka menyukseskan ekonomi kerakyatan.

"Suksesnya ekonomi kerakyatan berarti memfasilitasi pedagang untuk tetap berjualan," tutup Iwan.

"Maka sudah patut dan layak jika kami menagihnya kepada pihak-pihak terkait supaya pedagang bisa tetap terus berjualan dengan mendapatkan tempat sekitar GBK demi hidupnya ekonomi kerakyatan," tukasnya menambahkan. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya