Berita

Tri Murni/Net

Politik

NasDem: Tindakan Bullying Mahasiswa Gunadarma Tak Boleh Dibiarkan

SELASA, 18 JULI 2017 | 23:52 WIB | LAPORAN:

Kalangan dewan mengecam perbuatan bullying atau perundungan oleh tiga mahasiswa Universitas Gunadarma Depok kepada mahasiwa lainnya yang berkebutuhan khusus.

Anggota Komisi VIII DPR Tri Murny menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan kelas seseorang yang terdidik.

"Sangat menyedihkan jika perlakuan tidak etis, dan miskin empati ternyata masih terjadi di dunia pendidikan, bahkan masih terjadi di perguruan tinggi di negeri ini. Kejadian tersebut, merupakan tamparan bagi pendidikan di Indonesia," tegasnya dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa malam (18/7).


Menurut dia, dalam UU 8/2016 tentang Penyandang Diasabilitas disebutkan bahwa setiap orang memiliki hak sama dalam dunia pendidikan walaupun seseorang itu memiliki keterbutuhan khusus sekalipun.

Karenanya, tidak boleh seorang mahasiwa atau civitas akademika merundung teman atau muridnya yang difabel.

"Sebenarnya apa yang menjadi alasan kita yang normal memperlakukan mereka tidak layak, memperolok-oloknya.  Mereka harusnya diperhatikan, jangan dijauhkan atau diperlakukan berbeda (negatif)," tegas Tri.

Dia menegaskan, tindakan ini tidak boleh didiamkan oleh institusi manapun terkhusus lembaga pendidikan yang menjadi tempat kejadian.

"Tolak ukur keberhasilan itu boleh saja dengan angka tetapi kalau tidak didukung nilai moral maka akan terjadi terus menerus peristiwa seperti itu di kemudian harinya," ujar legislator NasDem Banten I ini.

"Semua pihak harus bersama-sama mendorong proses dan tumbuhnya pendidikan kaya empati, berkepribadian, berperilaku etis dan bermoral tinggi." [sam]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya