Berita

Fayakhun Andriyadi (Kanan)/net

Politik

KPK Cekal Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Terkait Kasus Bakamla

SELASA, 18 JULI 2017 | 18:38 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriyadi dicekal ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama enam bulan. Pencekalan itu berkaitan dengan posisinya sebagainya saksi bagi tersangka Nofel Hasan dalam kasus korupsi pangadaan satellite monitoring di Bakamla RI.

Selain Fayakhun yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, juru bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan bahwa KPK juga mencekal seseorang dari pihak swasta, Erwin Arief.

"Kami sampaikan salah satu perkembangan penyidikan yang sedang berjalan, untuk tersangka NH, KPK melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap dua orang, yang pertama Fayakhun adalah anggota DPR RI 2014-2019 yang kedua Erwin Arif," papar Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/7).


Pencekalan tersebut dilakukan selama enam bulan terhitung sejak akhir Juni. Meski begitu, Febri belum bisa memastikan apakah dalam dekat keduanya akan dipanggil penyidik untuk diperiksa. Sebelumnya, pada kasus yang sama, Fayakhun pernah dipanggil penyidik KPK untuk bersaksi pada 25 April 2017.

"Untuk pemanggilan saksi nanti kita informasikan lebih lanjut," kata Febri.

Tersangka Nofel diduga bersama-sama menerima hadiah atau patut diduga hadiah tersebut diberikan untuk menggerakkan agar tidak melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya terkait dalam proses pengadaan monitoring satellite di Bakamla. Adapun nilai proyeknya Rp 220 miliar.

Atas perbuatannya, Nofel disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya