Berita

Tim Touring GPN Kemenpora Tiba Di Bengkulu

MINGGU, 16 JULI 2017 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tiga Etape dengan jarak tempuh sekitar 2000 kilometer telah dilalui oleh Tim Touring Gowes Pesona Nusantara (GPN). Banyak cerita dan pengalaman menarik dari 15 tim inti GPN selama perjalanan start dari Sabang hingga sekarang tiba di Bengkulu Utara.

Kapten Tim GPN Marta Mufreni menceritakan selama perjalanan dari Aceh hingga Bengkulu Utara banyak yang mengesankan seperti sambutan masyarakat di daerah, kuliner berbagai daerah hingga pemandangan alam Indonesia yang menurutnya sangat mengesankan.

"Ini mungkin pengalaman pertama bagi kita sebagai pembalap sepeda. Biasanya kita per etape harus dikejar waktu untuk finish, tapi kali ini kita bisa menikmati perjalanan yang mengesankan. Mulai pemandangan, makanan hingga sambutan masyarakat yang di daerah," katanya dalam rilis Kemenpora, Sabtu (16/7).


"Paling mengesankan bagi saya adalah ketika selesai lebaran kita melanjutkan perjalanan ke Sumatera Barat, ketika kita beristirahat di rumah warga, justru kita ditawari untuk masuk dan menikmati hidangan kue lebaran. Bagi saya banyak pengalaman mengesankan," tambahnya.

Dibalik banyak cerita yang menarik ternyata ada juga beberapa kejadian atau insiden kecil yang mereka alami. Salah satunya jalan rusak dan medan baru yang masih sering membingungkan.

"Kalau pengalaman yang tidak mengesankan pasti ada. Seperti medan baru dan jalan rusak yang membuat pembalap ada yang jatuh. Tapi itu hanya insiden kecil aja sih," ujar Marta.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang malam itu mengajak para tim GPN makan malam bersama di RM Kampung Pesisir, Sabtu (15/7), mengajak para peserta menikmati suasana santai dengan makan malam dan nyanyi bersama untuk melepaskan lelah.

"Saya benar-benar ucapkan terima kasih kepada para pembalap yang terus semangat mengayuh sepeda dari Sabang dan sampai sekarang di Bengkulu Utara. Saya pesan hati -hati dan jaga kesehatan," kata Menpora yang didampingi Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Bayu Rahardian. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya