Berita

Robert J. Bintaryo/Kemendag RI

Bisnis

KDEI Di Taipei Gelar Indonesia Investmen Business Forum

SABTU, 15 JULI 2017 | 16:26 WIB | LAPORAN:

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei bersama BKPM dan CTBC Bank telah menyelenggarakan Business Forum di Hotel Grand Hyatt Taipei, 13 Juli lalu.

Acara ini sendiri dihadiri khususnya oleh kalangan dunia usaha yang memiliki minat besar untuk melakukan investasi di wilayah Indonesia. Turut hadir Chairman TAITRA, James Huang.

"Semangat keterbukaan sudah menjadi spirit utama dalam kebijakan ekonomi Indonesia, khususnya untuk konteks kebijakan investasi. Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan New Southbound Policy yang menjadi garis kebijakan luar negeri utama dari Pemerintah Taiwan pada saat ini," tutur Kepala KDEI, Robert J. Bintaryo dalam sambutannya membuka acara ketika itu.


Wakil Menteri Ekonomi Taiwan, Wang Mei-hua sendiri menyoroti kondisi di Indonesia dan Taiwan pada saat ini sebagai sesuatu yang komplementer.

Indonesia, dengan sekitar 250 juta penduduknya serta sumber daya alam yang berlimpah, merupakan kekuatan ekonomi yang penting untuk seluruh wilayah Asia Tenggara. Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, menurut Wamen Wang secara umum Indonesia tengah menikmati kemajuan ekonomi, yang tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas industri, tetapi juga proses perubahan kebijakan investasi yang sejauh ini dianggap ramah terhadap penanaman model asing, khususnya dari Taiwan.

"Data dari kuartal pertama tahun 2017 menunjukkan bahwa 60 persen dari keseluruhan investasi di Indonesia merupakan penanaman modal asing yang jumlahnya mencapai 7,3 miliar dolar AS," beber Deputi Kepala BKPM, Azhar Lubis, merinci, dikutip dari situs resmi Kementerian Perdagangan RI.

Dari jumlah tersebut, lanjut Azhar,modal yang masuk ke Indonesia masih didominasi dari negara-negara Asia, termasuk di antaranya Taiwan yang jumlahnya terus meningkat secara gradual.

Sebagai anggota dari negara-negara G20, menurut Azhar, Indonesia berhasil menunjukkan keberhasilannya dalam konteks pertumbuhan ekonomi yang stabil untuk wilayah Asia. Sebagai indikatornya, lembaga pemberi rating internasional seperti Standard & Poors, Fitch, dan Moody’s telah memberikan Indonesia dengan rating ‘investment grade’ sebagai hasil performa positif ekonomi Indonesia.

Selain itu, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia secara otomatis memiliki potensi di bidang ekonomi maritim yang dapat dieksplorasi lebih lanjut dan dikembangkan untuk kepentingan industri dan juga energi.

"Pemerintah Indonesia sendiri, yang memang mengusung platform penguatan sektor maritim, sudah aktif membangun dan mempromosikan infrastruktur dan ekonomi maritim seperti pembangunan pelabuhan dan penguatan jaringan transportasi maritim khususnya dalam konteks perhubungan antarpulau," papar Azhar.

Lebih lanjut Chen dari AsusTek Computer menyampaikan, satu hal yang tidak kalah penting untuk disoroti dari proses pembangunan yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini adalah proses penyederhanaan perizinan investasi yang jadi terkonsentrasi di tangan BKPM, tanpa harus lagi bergerak ke banyak instansi.

"Perkembangan positif dari Indonesia tersebut tentunya dapat menjadi potensi kerja sama bagi Taiwan dengan Indonesia yang ke depannya dapat menciptakan peluang bisnis yang sangat besar," terang Chen.

Business Forum juga menjadi ajang untuk mempromosikan Trade Expo Indonesia 2017. Kepala Bidang Perdagangan KDEI Taipei, Miftah meyakinkan Trade Expo Indonesia 2017 merupakan kesempatan emas bagi pelaku usaha Taiwan untuk mengembangkan pasar dan membangun jaringan global yang lebih kuat.[wid] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya