Berita

Liu Xiaobo/Net

Dunia

China Anggap Nobel Perdamaian Liu Xiaobo Penistaan

SABTU, 15 JULI 2017 | 04:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah China menilai anugerah Nobel Perdamaian yang disematkan kepada Liu Xiaobo pada tahun 2010 lalu merupakan tindakan penistaan. Ini lantaran Xiaobo dianggap sebagai pembangkang oleh pemerintah China

“Ini merupakan penistaan terhadap penghargaan perdamaian,” kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, seperti dikutip Voanews, Jumat (15/7).

Geng menilai penghargaan kepada Liu telah bertentangan dengan tujuan penghargaaan Nobel.


Xiaobo merupakan pejuang HAM China. Ia meninggal di usia 61 tahun pada Kamis (13/7) akibat kanker hati.

Kematiannya mengundang kontroversi. Pasalnya, peraih Nobel Perdamaian ini telah hidup selama delapan tahun terakhir di penjara dan meninggal di sebuah rumah sakit di Shenyang, China. Xiaobo dipindahkan dari penjara ke rumah sakit itu pada saat penyakit yang dideritanya sudah mencapai stadium lanjut.

Sementara itu, Ketua Komisi Nobel Norwegia, Berit Reiss-Anderssen mengatakan bahwa pemerintah China bertanggung jawab atas kematian Xiaobo.

"Sangat mengecewakan bahwa Liu Xiaobo tidak dipindahkan ke fasilitas yang memungkinkannya mendapat perawatan medis yang memadai sebelum ia menderita sakit parah," tuturnya. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya